Seputar Peradilan

Penutupan Kegiatan Isbat Nikah Terpadu Pengadilan Agama Curup

tutup1

pa-curup.go.id 28-11-2018. Sebagai salah satu bentuk pelayanan hukum kepada masyarakat yang mengalami kesulitan dalam pengurusan status perkawinan mereka akibat tidak tercatat pada Akta Nikah Kantor Urusan Agama setempat, Pengadilan Agama Curup atas kerjasamanya dengan Pemerintah Kabupaten Rejang lebong Cq. Kantor Disdukcapil Kabupaten Rejang lebong dan kementerian Agama Kabupaten Rejang lebong telah melaksanakan sidang Itsbat Nikah (pengesahan nikah) yang dipusatkan di 2 kecamatan yaitu di Kecamatan Padang Ulak Tanding dan Kecamatan Curup Selatan yang telah dilaksanakan sejak tanggal 26 sampai dengan 28 Nopember 2018 dan telah memeriksa 73 pasang pemohon pengesahan nikah yang diperiksa oleh 3 Hakim Tunggal masing-masing Drs. Ahmad Nasohah, Drs. H. M. Tarmidzie, M.H.I. dan Muhammad Yuzar, S.Ag., M.H. serta dibantu oleh Panitera Pengganti yaitu Gustina Chairani S.H., Ida Fitriyah, S.A.g., S.H., Elsi Suryani, S.H. dan Arisa Anggeraini, S.H.

Kantor Camat Curup Selatan yang biasanya lengang, terlihat ramai dari kemaren (27/11) ada 20 pasang dan hari ini (28/11) ada 20 pasangan dan pihak keluarga yang ingin menyaksikan penutupan secara langsung proses mulai pelaksanaan sidang hingga diberikannya buku nikah dan dokumen penting lainnya yang selama ini begitu sulit didapat oleh pasangan tersebut karena ketiadaan buku nikah mereka.

tutup2tutup3

Ketua Pengadilan Agama Curup dalam laporannya menyampaikan bahwa dari 73 perkara permohonan Isbat Nikah kali ini tidak semua permohonan dapat dikabulkan, dari 73 perkara yang disidangkan 65 perkara dikabulkan, gugur 7 perkara disebabkan antara lain karena Pemohon mengundurkan diri dan pemohon yang tidak hadir karena sakit, dan no (niet ontvankelijke verklaard)  atau yang tidak diterima 1 perkara karena tidak jelas bukti status para pemohon masih terikat dengan pernikahan yang dulu.

Saya sangat memberikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih, khususnya kepada Bapak Bupati Rejang Lebong yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materiil demi terselenggaranya kegiatan ini. Ucapan terimakasih pula kami sampaikan kepada Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten rejang Lebong dan Kepala Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Rejang Lebong sebagai pelaksana dalam kegiatan hari ini, Beliau menambahkan bahwa terdapat satu fenomena dalam masyarakat, yaitu masih banyak perkawinan yang tidak tercatat sehingga berakibat tidak dapat diterbitkannya akta kelahiran bagi anak yang lahir dari satu perkawinan yang orang tuanya tidak mempunyai akta perkawinan.

tutup4tutup5

Dalam sambutannya Bupati Rejang Lebong Dr. (HC) H. Ahmad Hijazi, SH, M.Si pun mengapresiasi atas terobosan yang dilakukan Pengadilan Agama Curup, Kementerian Agama Rejang Lebong dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  Rejang Lebong dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat Rejang Lebong, beliau pun menyampaikan bahwa adanya akibat hukum dari pelayanan ini merupakan dalam rangka tertib administrasi di Rejang Lebong yang di pimpinnya. Selanjutnya bahwa bagi para PASUTRI ini ada 3 (tiga) Produk Hukum yang dapat diterima dalam kegiatan Pelayanan terpadu ini, yaitu Penetapan Isbat Nikah, Buku Nikah, dan Akte Kelahiran anak oleh karena itu kegiatan ini harus dilakukan dengan sebaik-baiknya, karena banyak manfaatnya kaitannya dengan legalitas hukum maka harus dianggarkan Kembali demi tertib administrasi kependudukan dan kepastian hukum. Acara tersebut di tutup dengan penyerahan secara simbolis kepada para pemohon yaitu Putusan Pengadilan, Buku Nikah dan Akta Kelahiran serta foto bersama. (Tim IT-pacurup)