Seputar Peradilan

Pembinaan Perdana Ketua PTA Bengkulu di Pengadilan Agama Curup

Curup|www.pa-curup.go.id

Rabu, tanggal 25 Juli 2018 setelah berakhirnya acara syukuran atas diraihnya predikat A excellent Akreditasi Penjaminan Mutu Pengadilan Agama Curup, Ketua PTA Bengkulu berkesempatan memberikan pembinaan perdana sejak beliau menjabat sebagai Ketua PTA Bengkulu kepada seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Curup. Bertempat di ruang sidang utama  PA Curup Pembinaan langsung dipimpin oleh Ketua PTA Bengkulu Bapak Drs. H. Pelmizar, MHI. didampingi oleh Panitera PTA Bengkulu Drs. H. Misbahul Munir, SH., MH.  dan Ketua Pengadilan Agama Curup Drs. Ahmad Nasohah selaku Moderator.

gfgfgf

Pembinaan diawali dari Panitera PTA Bengkulu terkait administrasi perkara. Beliau membawa oleh-oleh hasil pelatihan dari Bogor yang disampaikan oleh Dirjen Badilag Dr. H. Acho Nur, SH., MH. dengan menekankan 3 hal yakni : 1. Penyeragaman format administrasi perkara seluruh indoensia mulai dari form pendaftaran hingga akta cerai, 2. Implementasi perma No 3 Tahun 2018 terkait pelaksanaan e-court sebaiknya dilaksanakan studi banding ke Jakarta Pusat,  3. Optimalisasi penggunaan aplikasi SIPP. Hal ini untuk menjaga Tupoksi pokok Pengadilan Agama yakni menerima, memeriksa, memutus dan menyelesaikan perkara kepada para pencari keadilan terus ditingkatkan.

IMG 3729

Pembinaan selanjutnya disampaikan oleh Ketua PTA Bengkulu. Ketua PTA Bengkulu menyampaikan 3 hal, yakni : Pengawasan, Pembinaan dan Program Kerja PTA Bengkulu.

Pengawasan terdiri dari pengawasan bidang, daerah dan pengaduan. Menyangkut pengawasan daerah ini adalah pengawasan pokok yang dilakukan PTA dengan mengutus Hatibimwasda ke setiap PA di wilayah yurisdiksinya. Sedangkan pengawasan bidang dilakukan oleh Hawasbid di setiap PA oleh para hakim di bagian kesekretariatan dan kepaniteraaan. Baik pengawasan bidang dan daerah Pak Ketua menekankan untuk adanya Laporan Tindak Lanjut atas LHP (Laporan Hasil Pengawasan), sehingga dapat dilakukan monitoring laporan dan dilaporkan kepada PTA ataupun Mahkamah Agung.

IMG 3737

Terkait pembinaan, salah satunya dilakukan dengan melaksanakan eksaminasi putusan. Eksaminasi putusan merupakan program rutin PTA dengan cara bedah perkara secara silang, saling mengoreksi berkas perkara antar PA. Mekanisme bedah perkara ini akan diubah dengan pola pemeriksaan perkara dilakukan oleh PA yang memiliki berkas perkara tersebut. Bedah perkara dilakukan secara open book dan melibatkan seluruh bagian meja 3 yang terlibat dalam berkas perkara tersebut  mulai dari pendaftaran perkara (meja 1, kasir, meja 2), administasi persidangan (jsp, pp)  hingga perkara putus (penerapan hukum materiil dan hukum formil).

Terakhir Ketua PTA juga menyampaikan rencana program kerja PTA. Yakni, inventarisasi berkas perkara banding (temuan-temuan perkara, laporan, dan diskusi rutin untuk menyamakan persepsi.

Pada akhir sesi diadakan sesi tanya-jawab, dengan dipandu oleh Bapak Drs. Ahmad Nasohah, selaku moderator dan acara ditutup dengan fhoto Bersama. 

#Hennizein,hayyulwali,endahtiara